Butuh Bantuan?
Dwika Travel Artikel
By Admin
28 July 2025

destinasi wisata favorit & tren terbaru 2025

Jakarta, 28 Juli 2025 — Industri pariwisata internasional terus menunjukkan tren pemulihan yang mengesankan pasca-pandemi COVID-19. Berdasarkan laporan terbaru dari World Tourism Organization (UNWTO), jumlah wisatawan internasional pada semester pertama 2025 telah mencapai lebih dari 90% dari angka kunjungan pra-pandemi tahun 2019. Negara-negara di Asia, Eropa, dan Timur Tengah menjadi destinasi utama dalam lonjakan ini.

 

Destinasi Wisata yang Paling Diminati Tahun 2025

Menurut data UNWTO dan Tripadvisor, lima destinasi paling populer tahun ini adalah:

  1. Kyoto, Jepang
    Kota budaya ini mengalami lonjakan pengunjung hingga 120% dibandingkan tahun lalu. Festival tradisional seperti Gion Matsuri menjadi daya tarik utama.
  2. Lisbon, Portugal
    Ibu kota Portugal menarik wisatawan karena perpaduan arsitektur klasik, kuliner lokal, dan pertunjukan Fado yang autentik.
  3. Reykjavik, Islandia
    Wisata berbasis alam seperti aurora borealis, geyser, dan pemandian air panas membuat Islandia semakin populer bagi wisatawan pencinta alam.
  4. Dubai, Uni Emirat Arab
    Dengan peluncuran "Dubai Sky Park", taman gantung tertinggi di dunia, Dubai terus menunjukkan inovasi dalam pariwisata modern.
  5. Bali, Indonesia
    Bali kembali berjaya dengan promosi "Sustainable Tourism 2025" yang menekankan wisata ramah lingkungan dan budaya lokal.

     

Tren Wisata Internasional Tahun Ini

Beberapa tren utama yang berkembang di tahun 2025 meliputi:

  • Wisata Berbasis Pengalaman (Experiential Travel)
    Wisatawan kini lebih memilih pengalaman otentik seperti tinggal bersama penduduk lokal atau belajar memasak makanan tradisional.
  • Sustainable & Eco-Tourism
    Kesadaran akan perubahan iklim membuat wisatawan memilih destinasi yang mendukung pelestarian alam dan budaya.
  • Digital Nomad Tourism
    Negara seperti Thailand, Estonia, dan Meksiko menyediakan visa khusus bagi pekerja jarak jauh, menjadikan mereka pusat baru untuk “workation”.

     

Kebijakan dan Tantangan Global

Meski pertumbuhan positif, beberapa tantangan tetap ada, seperti:

  • Overtourism di destinasi populer seperti Venesia dan Santorini.
  • Ketimpangan akses visa antara negara berkembang dan maju.
  • Fluktuasi harga tiket pesawat akibat kondisi geopolitik dan harga bahan bakar.

 

Pariwisata internasional tahun 2025 menunjukkan kebangkitan yang luar biasa, dipicu oleh semangat eksplorasi dan perubahan gaya hidup global. Pemerintah dan pelaku industri dituntut untuk berinovasi serta mengedepankan keberlanjutan agar pariwisata dapat terus tumbuh tanpa merusak lingkungan dan budaya lokal.